Anakku senang belajar….wow mungkinkah?!?

2013-02-08 15:39

Penulis: Ayu Widiarini

Alih-alih bilang anak suka belajar, yang ada banyak orangtua mengeluh “Anakku susah banget kalo disuruh belajar, Aku harus merayu-rayu dulu atau memarahinya agar dia mau belajar..”. Banyak keluhan serupa yang sering kita dengar dari para orang tua.  Sebenarnya bagaimana sih caranya agar anak menyukai kegiatan belajar merekaHal penting yang perlu dipahami terkait hal ini adalah motivasi. Motivasi belajar, dapat diartikan sebagai kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.

Motivasi ada dua, yaitu motivasi internal dan motivasi eksternal. Motivasi internal adalah dorongan yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri, yang mengarahkan dan menyebabkan anak melakukan sesuatu (kegiatan). Motivasi internal tidak muncul begitu saja, pengalaman positif mengenai proses belajar, menjadi dasar terbentuknya motivasi internal. Motivasi eksternal diartikan sebagai dorongan yang berasal dari luar individu seperti ajakan, teguran, hukuman, hadiah, target, pujian dan sebagainya. Motivasi eksternal yang efektif, nantinya dapat mengembangkan motivasi internal sehingga selanjutnya tidak dibutuhkan dorongan yang kuat dari lingkungan untuk membuat seorang anak melakukan kegiatan belajar.

Kedua motivasi tersebut harus kita gunakan untuk membuat anak termotivasi (baca “senang”) belajar. Sebab tanpa motivasi orang tidak akan terdorong untuk melakukan sesuatu dan meraih sesuatu. Keinginan atau dorongan itulah yang harus kita tumbuhkan pada anak-anak kita

Bagaimana caranya?  Ikuti beberapa tips berikut:

  • Hakikat belajar adalah “dari tidak tahu menjadi tahu”. Galilah rasa ingin tahu anak akan sesuatu yang belum ia ketahui sehingga ia menjadi tahu.  Caranya? Gunakan saja cara yang paling menyenangkan dan konkrit…maka kegiatan belajar akan membuat anak ketagihan. Contohnya jika anak sedang belajar tentang benda-benda langit; Ajak anak berjalan-jalan di malam hari untuk melihat benda-benda langit dengan menggunakan teropong sederhana, browing di internet semua hal tentang benda langit, mencari ensiklopedi di toko buku yang berisi gambar-gambar yang menarik, mencari video yang sesuai dengan materinya, dsb.
  • Ingatlah belajar menggunakan otak kanan dan kiri, bukan kanan saja atau kiri saja.  Untuk itu sangat disarankan untuk menggunakan beragam metode belajar, jangan hanya terpaku pada teori atau informasi-informasi tentang aktifasi otak kanan, gaya belajar dsb.  Tuhan menciptakan tubuh kita sempurna, kita diberi panca indera untuk mengeksplorasi dunia, maka gunakan semuanya untuk membantu anak mengenali dunianya.  Contoh kegiatan belajar warna dengan menggunakan cat air dapat dilakukan dengan kegiatan mewarnai, mencampur beragam warna untuk mendapat lebih banyak warna lagi, membuat bentuk-bentuk benda (stempel) dsb.  Stimulasi untuk belajar tidak saja lewat mata, tetapi juga tangan (motorik), telinga, mulut dan kulit (meraba)
  • Selalu dampingi anak pada saat belajar. Hasil penelitian menunjukkan, dukungan orangtua pada kegiatan belajar anak meningkatkan motivasi dan prestasi belajar anak. Karena itu sesibuk apapun pekerjaan anda, luangkan waktu anda untuk mendampingi anak saat belajar. Luangkan waktu untuk mencarikannya tambahan referensi atas materi-materi yang ia pelajari dari berbagai sumber dan media belajar. Sehingga anak menikmati pengalaman belajarnya sebagai kegiatan yang menyenangkan

Tidak sulit khan membuat si buah hati senang belajar?